Introduction

Planogram: Visual Merchandising & Penataan Barang Retail

planogram

Planogram: Visual Merchandising & Penataan Barang Retail

Dalam industri khususnya retail, terdapat sebuah istilah yang mengharuskan manager atau pemilik menggunakan ini.

Saking pentingnya fundamental konsep ini begitu berpengaruh terhadap perputaran barang dan produk yang ada.

Istilah tersebut merupakan sebuah konsep dalam menata sebuah barang dagang yang merupakan bagian dari Visual Merchandising karena keduanya tergolong dalam space management.

Namun dalam topik kali kita hanya akan fokus dalam pembahasan mengenai Planogram sebagai metode & cara penempatan merchandise yang berada pada rak.

Jadi,

Apa Sih yang Dimaksud Dengan Planogram?

planogram adalah sebuah diagram, model atau sketsa visual untuk penempatan produk

Planogram adalah sebuah diagram, model atau sketsa visual yang menunjukkan penempatan produk yang sering dijumpai di rak indomaret untuk memaksimalkan penjualan. Planogram juga merupakan salah satu penentu sukses tidaknya sebuah bisnis retail.

Memiliki desain untuk mengoptimalkan space ruang yang ada dengan meletakkan merchandise di lokasi yang strategis sehingga omzet penjualan mencapai yang ditargetkan.

Cara ini difungsikan untuk menjamin bahwa store retail baik minimarket/outlet telah mengoptimalkan penjualan dari item unggulan yang sedang ditawarkan.

Tidak hanya untuk customer saja, dengan cara ini karyawan dapat lebih memudahkan meletakkan produk di tempat yang tepat, strategis dan optimal.

Menjadi sangat krusial terutama bagi retailer besar yang menawarkan beragam ratusan hingga ribuan jenis merchandise yang dijual dalam toko. Oleh karenanya, kita sudah tidak asing lagi seperti planogram dalam alfamart atau indomart yang sering kita temui.

Tujuan Penerapan Planogram

konsep dan manfaat planogram

Planogram ada dan didesain untuk membuat atmosphere dalam ruangan semakin mudah untuk mengonsumsi barang. Sebuah kombinasi yang tepat di ruang yang presisi pada produk di rak. Tujuan dan manfaatnya tidak bukan lain adalah meningkatkan daya tarik visual merchandising sehingga customer semakin tergugah untuk membeli.

Essensi adanya metode ini juga memfokuskan pada memperbaiki peralatan display supermarket guna meningkatkan penjualan produk secara satuan/ecer.

Kedua tujuan tersebut seperti pada poin utama yang menegaskan bahwa penempatan barang dagang serta poin kedua yakni peningkatan penjualan merupakan alasan yang mendasar. Selain itu jika Anda cukup jeli, Anda akan mendapatkan beberapa manfaat lainnya diantaranya:

  • Tag akumulasi untuk membandingkan penjualan yang ditandai setiap tempat
  • Menjamu customer dengan visual produk yang meningkatkan daya beli
  • Stock persediaan yang mudah untuk diatur
  • Penambahan produk yang lebih mudah bagi karyawan di semua produk yang hampir habis
  • Sebagai alat bantu komunikasi efektif kepada setiap karyawan

Bagi banyak orang sebuah visual produk mungkin tidak diperhatikan. Tapi untuk industri ritel semacam ini, percayalah penataan planogram akan sangat membantu.

Pertanyaan selanjutnya,

Apa Saja Komponen Penentu Dalam Penataannya?

  • Langsung Mulailah Menata
    Pada prakteknya, retailer pemula yang sedang terjun dalam proses penciptaan planogram hanya menjadikan semakin rumit sehingga membuang-buang waktu saja.
  • Edukasi & Training Karyawan
    Memberikan waktu untuk mempercayakan hal ini kepada karyawan adalah langkah yang baik. Alih-alih tanpa instruksi, justru memberikan modul atau alat yang memudahkan mereka merupakan keputusan yang bijak dalam mengedukasi mereka.
  • Perencanaan Data
    Maksudnya adalah selalu mengecek omzet secara berkala dengan menerapkan sebuah penempatan yang berbeda-beda. Hal ini akan menjadi data yang selanjutnya dapat diolah untuk memastikan perencanaan planogram yang paling optimal.
  • Consument Sentric
    Apa yang ada dibenak kalian?
    Selalu mengedepankan penempatan produk pada eye-level. Selain agar konsumen dapat menyentuh serta merasakan merchandise yang dijual, penempatan produk eye-level akan membantu mereka berinteraksi dengan merchandise yang ingin dibeli. Inilah yang juga menjadi titik buta sebenarnya untuk menghasilkan penjualan paling banyak.

Cara Membuat Planogram Sendiri

Untuk Anda yang ingin membuat planogram sendiri, berarti Anda dapat dikatakan sebagai masih awam terkait hal ini atau sudah mengetahuinya lantas bosen dengan konsep planogram pada umumnya.

Pada sekelas group ritel besar, juga sekelas alfa & atau indo mart yang memiliki cabang ribuan di Indonesia biasanya memiliki tim khusus untuk menangani ini. Selain karena membutuhkan spesialisasi untuk brand mereka, biaya dari sebuah software planogram itu sendiri harus menyiapkan dana tambahan.

Namun ketika kita berbicara tentang peritel kelas minimarket atau kelontong rumahan dapat menggunakan kertas dengan tulisan dari pena atau spreadsheet untuk peletakan rak minimarket. Anda bisa mencari referensi template spreadsheet itu juga secara gratis.

Baik skala kecil atau besar, jangan sampai melupakan fungsi dan peran planogram itu sendiri. Perihal teknisnya, seperti yang sudah saya berikan ulasan diatas bisa hanya menggunakan pena dan kertas saja.

Jangan sampai Anda terjebak dalam stigma harus menggunakan software berbayar yang mahal. Bukan seperti itu Bapak/Ibu sekalian. Jika hanya memiliki alokasi dana yang terbatas, alangkah lebih baik jika menggunakan terlebih dahulu seadanya.

Tapi tetap saja kami menyarankan dan mengharuskan untuk menggunakan dan memakai planogram sebagai penunjang toko ritel Anda. Kunci berada pada prinsip strategi planogram, bukan pada cetakan yang bagus.

Bagaimana Dengan Planogram dalam Alfamart / Indomart?

Pada tingkat ini, eye-catching level sangat berpengaruh. Terbukti bukan jika kita perhatikan apabila belanja di kedua ritel besar ini, eye-catching level sangat mempengaruhi. Walaupun tinggi memandang begitu relatif, cara ini cukup terlihat dengan jelas peritel tersebut sengaja menggunakannya.

Selanjutnya pada format display yang menyangkut pada penataan warna yang sesuai dengan kategori pada warna yang sama, lebih ditonjolkan apabila sedang terjadi moment & peristiwa tertentu. Oleh karenanya, managerial tingkat ini harus lebih jeli dalam memanfaatkan moment tersebut untuk mendongkrak penjualan.

Manfaat daripada ini semua, penjualan dapat dikatrol dengan sangat baik. Cobalah untuk sering-sering dan rajin melihat produk display yang terbaik yang mana.

Berikut beberapa planogram alfamart yang banyak digunakan disetiap gerai ritelnya.

Untuk Anda yang membutuhkan mitra dan kolega sebagai partner yang sekaligus pabrik yang mampu memproduksi beragam jenis perlengkapan toko retail, kami PT. Aku Sayang Indonesia Ku adalah pabrik rak minimarket yang dapat Anda andalkan.

Terimakasih telah berkunjung di artikel kami 🙂